Lingkup pembahasan kali ini adalah :
- Protokol Datalink layer,
- Error detect and correction,
- Ethernet,
- Media transmisi,
- Hub / Switch,
- IEEE 802.11 LAN, dan
- Wimax.
Tapi pada pertemuan kali ini hanya akan dibahas sampai poin ke empat. Nah langsung saja, apa sih Protocol Datalink Layer ???.
- Protocol Datalink Layer berfungsi untuk mengatur transfer antar node (node-to-node) dari data antara dua komputer secara langsung. Fungsi fungsi yang mendukung protocol ini antara lain :
- Seleksi dan koreksi kesalahan transmisi (Error detect and correction),
- Framing & link akses,
- Reliable delivery, dan
- Flow control.
Lalu apa itu Seleksi dan koreksi kesalahan transmisi (Error detect and correction), Framing & link akses, Reliable delivery, dan Flow control ???, nah disini kita akan membahasnya satu per satu. Mulai dari Error detect and correction.
- Error detect and correction, maksudnya adalah pencarian error dan pembenahan, jika terjadi error maka apa yang harus kita lakukan dan bagaimana cara untuk mencegah error kembali.
- Solusi pada permasalahan ECC :
- Kode yang baik harus mencakup keseluruhan kemungkinan informasi yang dikirimkan karena diharapkan akan mampu mendeteksi dan megurangi resiko terjadinya error pada jaringan,
- Dan penguasaan teknik teknik yang praktis, dari sisi komputasi, ataupun pengkodean dapat menjadi salah satu alternatif lain penyelesaian masalah.
- Framming adalah pengenalan awal atau akhir frame kendali aliran yaitu dengan mengatur aliran frame sehingga berjalan lancar karena disesuaikan dengan kemampuan penerima (dalam hal ini diambil contoh bandwidth, yang pada tiap tiap layanan berbeda beda, ada yang 1mb, 2mb).
- Reliable delivery, layer ini mengatur jalannya aliran data yaitu agar kecepatan data jangan melebihi kemampuan penerima
- teknik pengendalian data ada dua yaitu:
- Stop and wait. Penerima memberitahukan bahwa data siap diterima, maka pengirim bisa mengirimkan frame. sebelum penirim mengirimkan frame selanjutnya, akan ada notifikasi persetujuan dari penerima apakah data siap diterima oleh si penerima. (frame haruslah urut).
- Sliding windows. yaitu pengiriman multiple frame per satu satuan waktu. tiap frame yang dikirim diberi nomor. (frame tidak harus urut dalam penerimaannya, bisa jadi frame dengan ukuran paling kecil yang didahulukan pengirimannya).
- Flow control.
- mengelola administrasi dari saluran, misal pelayanan koneksi, pembebasan pemberian nomor urut,
- sebelum pengiriman dilakukan, penerima harus siap untuk menerima data,
- Tahapan yangharus dilalui adalah :
- tahap inisialisasi (link set up),
- tahap pemutusan hubungan (link disconnected).
Nah lanjut ke poin ketiga, (karena poin kedua sudah dijelaskan pada poin sebelumnya / pada poin pertama). Poin ketiga adalah Ethernet. Berikut ulasannya :
- Standarisasi sistem ethernet dilakukan pada tahun 1978 oleh IEEE,
- Kecepatan transmisi data mencapai 10 hingga 100 mbps,
- Ethernet yang ada saat ini adalah 10Base
- Jenis jenis 10Base adalah 10Base2, 10Base5, 10BaseT, dan 10BaseF.
Poin keempat : Media transmisi,
Media transmisi khususnya kabel pada jaringan, saat ini ada 3, antara lain :
- Koaksial,
- UTP, dan
- Fiber optik
Dan struktur kabel itu sendiri dibagi menjadi 3 :
- Jacket
- adalah lapisan terluar dari kabel atau pelindung dari kabel, yang biasanya dibuat dari karet
- Cladding
- cladding atau lapisan pelidung magnetic (isolator) yang ada dibawah jacket, berfugsi melindungi inti kabel agar tidak terganggu oleh medan magnet lain, yang bertebaran di udara. biasanya berupa serabut serabut timah.
- Core
- core atau inti dalam kabel biasanya berupa fiber optik, yang menyalurkan segala lalu lintas jaringan yang melalui kabel.
Nah itu tadi sedikit mengenai materi kuliah jarkom atau Jaringan Komputer yang sudah saya pelajari semoga bermanfaat.

